
KUPANG, GSS – Wakil Bupati Kupang, Aurum Obe Titu Eki memberikan apresiasi terhadap KSP Kopdit Swasti Sari yang menyelenggarakan Bakti Sosial Operasi Sumbing Bibir dan Langit-Langit di RSUD Naibonat, Kamis 20 November 2025 petang.
Bakti sosial yang merupakan bukti nyata dari program Corporate Social Responsibility (CSR) itu, sebagai hal yang sangat strategis tak hanya bagi penyelenggara, dalam hal ini KSP Kopdit Swasti Sari, tetapi juga bagi pemerintah.
Strategisnya kegiatan itu, lanjut Aurum Obe Titu Eki, karena aksi sosial tersebut menyentuh langsung kehidupan masyarakat, mengangkat harkat dan martabat wong cilik, untuk beroleh hidup yang lebih baik.
“Baksos ini merupakan gerakan kemanusiaan yang membawa dampak panjang bagi masyarakat, khususnya warga yang selama ini hidup dengan bawaan (sumbing bibir dan langit-langit). Baksos ini tentunya membawa dampak psikologis untuk masa depan pasien,” ujar Aurum yang juga selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kupang ini.
Pernyataan Aurum Obe Titu Eki ini mengemuka pada acara pembukaan Bakti Sosial Operasi Sumbing Bibir dan Langit-Langit yang diselenggarakan Tim Penggerak PKK Provinsi NTT bersama KSP Kopdit Swasti Sari bersama Yayasan Permata Sari Semarang dan RSUD Naibonat, Kamis 20 November 2025.

Dikatakannya, bahwa apa yang dilakukan Pengurus, Pengawas dan Manajemen KSP Kopdit Swasti Sari melalui Program CSR tahun 2025, telah searah dengan langkah pemerintah dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Untuk itu, lanjut dia, atas nama pemerintah, ia memberikan apresiasi atas peran aktif lembaga keuangan non bank KSP Kopdit Swasti Sari dan kepedulian lembaga itu terhadap masyarakat, baik di Kabupaten Kupang maupun daerah lainnya di Provinsi NTT.
“Pemerintah tak bisa berjalan sendiri, apalagi di tengah keseriusan pengefisiensian anggaran yang dirasakan saat sekarang. Karena itu, saya selaku Wakil Bupati Kupang dan atas nama pemerintah memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Swasti Sari atas gerakan kemanusiaan ini,” ujarnya.
Bagi pemerintah, lanjut Aurum Obe Titu Eki, program CSR Swasti Sari merupakan langkah awal dalam membangun kolaborasi untuk memajukan masyarakat dan daerah ini. “Kita harapkan Swasti Sari terus maju dan berkembang seperti yang kita harapkan bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus KSP Kopdit Swasti Sari, Lambertus Ara Tukan menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah dengan caranya masing-masing berkontribusi bagi terlaksananya gerakan kemanusiaan operasi sumbing bibir dan langit-langit di wilayah Provinsi NTT ini.
“Saya menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Ketua Tim Penggerak PKK NTT, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kupang, Ketua Yayasan Permata Sari, Manajemen RSUD Naibonat dan semua pihak yang telah berkontribusi bagi terlaksananya kegiatan ini,” ujar Lamber Ara Tukan yang juga mengemban predikat sebagai Sekretaris KONI NTT ini.
Untuk diketahui, dalam kegiatan itu terdata 26 pasien dengan bawaan sumbing bibir dan langit-langit yang mengikuti program CSR KSP Kopdit Swasti Sari 2025.
Dari jumlah itu, beberapa di antaranya tak bisa menjalani operasi karena terkendala kesehatan. Ini terkuak setelah para penderita menjalani pemeriksaan kesehatan yang dilakukan langsung oleh tim medis dari Yayasan Permata Sari. Sesuai agenda, kegiatan bakti sosial yang dimulai sejak Kamis 20 November 2025 petang kemarin, akan berlangsung hingga Senin 24 November 2025 pekan depan. Diharapkan agar kegiatan ini berjalan baik seperti yang diharapkan bersama. (Frans Krowin)