
KUPANG, GSS – Operasi gratis bibir sumbing akan segera dilaksanakan oleh manajemen KSP Kopdit Swasti Sari. Pelaksanaan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) tersebut nantinya akan dilaksanakan bersama Tim Penggerak PKK Provinsi Nusa Tenggara (NTT).
Untuk memastikan pelaksanaan kegiatan kemanusiaan yang disponsori oleh Swasti Sari bersama TP Penggerak PKK Provinsi NTT itu, saat ini panitia sedang melakukan pelbagai persiapan. Di antaranya, adalah mengumumkan secara terbuka pendaftaran penderita bibir sumbing.
Bahwa pendaftaran penderita bibir sumbing untuk mengikuti operasi gratis tersebut dilakukan di seluruh kantor pelayanan KSP Kopdit Swasti Sari, khususnya di wilayah pelayanan Cabang Oelamasi, Kabupaten Kupang.

“Kami minta kepada warga, khususnya penderita bibir sumbing yang ada di wilayah pelayanan kantor KSP Kopdit Swasti Sari Oelamasi, agar segera mendaftarkan diri pada kantor pelayanan terdekat. Dalam waktu dekat, operasi gratis bibir sumbing akan segera dilaksanakan,” ujar Wakil GM KSP Kopdit Swasti Sari, Kasmir Kopong, Kamis 9 Oktober 2025.
Dikatakannya, operasi gratis bibir sumbing tersebut merupakan salah satu dari program CSR KSP Kopdit Swasti Sari dalam tahun buku 2025. Program ini merupakan pengejawantahan dari kepedulian sosial lembaga keuangan non bank ini terhadap masyarakat di daerah ini.
Mengingat penderita bibir sumbing adalah warga Provinsi NTT, maka manajemen KSP Kopdit Swasti Sari memutuskan untuk bermitra dengan Tim Penggerak PKK NTT. Kemitraan itu dijalin untuk satu tujuan luhur, yakni membantu penderita bibir sumbing segera pulih dari kondisi yang dialaminya selama ini.
“Bagi kami, kepedulian sosial semacam ini merupakan bagian dari uluran tangan Swasti Sari dalam membantu penderita bibir sumbir untuk mendapatkan kembali rasa percaya dirinya dalam pergaulan sosial sehari-hari,” ujarnya.
Jika penderitanya adalah anak usia sekolah, lanjut Kasmir Kopong, maka pasca operasi tersebut, yang bersangkutan tentunya mulai merasa percaya diri. Dan, ketika bersekolah ke Kota Kupang atau ke daerah-daerah lain di Indonesia, misalnya, maka rasa minder yang selama ini menghinggapinya, perlahan-lahan bisa sirnah dari kehidupannya.
Itulah sebabnya, lanjut Kasmir Kopong, mengapa dalam tahun buku 2025 ini, KSP Kopdit Swasti Sari senantiasa memilih untuk mengarahkan program Corporate Social Responsibility (CSR) 2025, salah satunya pada kegiatan kemanusiaan tersebut.
Untuk diketahui, dalam melaksanakan kegiatan ini, manajemen Swasti Sari menggandeng Tim Penggerak PKK Provinsi NTT. Kolaborasi berikutnya, adalah mengundang tim medis dari Rumah Sakit Permata Sari Semarang, Jawa Tengah yang nantinya akan didukung penuh oleh manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Naibonat-Oelamasi, Kabupaten Kupang.
“Jadi, operasi bibir sumbing tersebut ditangani langsung oleh para dokter ahli yang datang dari Rumah Sakit (RS) Permata Sari Semarang, yang juga akan didukung oleh manajemen RSUD Naibonat. Oleh karena itu kami minta warga penderita bibir sumbing, termasuk anggota KSP Kopdit Swasti Sari yang menderita kelainan fisik ini, segera mendaftarkan diri pada kantor-kantor pelayanan Swasti Sari terdekat.”

“Semakin cepat Anda mendaftarkan diri untuk mengikuti operasi bibir sumbing tersebut, akan semakin baik bagi kami di Swasti Sari mengatur pelbagai hal dalam memudahkan pelaksanaan kegiatan tersebut. Sekali lagi kami minta warga yang memiliki bawaan bibir sumbing untuk segera mendaftarkan diri di kantor-kantor pelayanan terdekat,” ujar Kasmir Kopong.
Sementara itu, untuk memastikan pelaksanaan kegiatan tersebut, Tim Penggerak PKK Provinsi NTT melalui Ketua Pokja 4, dr. Yusi Kusumawardhani telah bertemu langsung dengan manajemen KSP Kopdit Swasti Sari melalui Wakil GM, Kasmir Kopong yang didamping Manager Cabang Oelamasi, Hendra Siki dan Kepala Divisi Pengendali Internal (PI), Aris Bataona. (Frans Krowin)