Kasmir Kopong: Kalian Ini Generasi Penerus Swasti Sari

KUPANG, GSS – KSP Kopdit Swasti Sari kini sedang melakukan seleksi penerimaan karyawan baru untuk memenuhi kebutuhan lembaga ini. Seleksi tersebut diikuti 718 peserta untuk memperebutkan 65 seat yang tersedia di lembaga tersebut.

Seleksi karyawan tersebut melalui beberapa tahap, yakni pertama seleksi administrasi, tes tertulis, tes kesehatan, psikotes, wawancara dan public speaking hingga pada tahap penentuan kelulusan para peserta.

Pada momen tes tertulis, kegiatan tersebut berlangsung di aula dan beberapa ruang kuliah STIE Oemathonis Kupang. Pelaksanaannya disaksikan langsung oleh pengurus, pengawas dan manajemen lembaga tersebut.

Unsur pengurus diwakili oleh Wakil Ketua II, Frans Ola Krowin, Sekretaris Pengurus, Albinus Salem dan Margaritha Muli. Dari unsur Pengawas diwakili oleh Ambros Pan dan manajemen oleh Wakil Ketua GM, Kasmir Kopong.

TES TERTULIS - Pengurus, pengawas dan manajemen saat pembukaan tes tertulis penerimaan karyawan baru Swasti Sari di Aula STIE Oemathonis Kupang, Jumat  22 Agustus 2025.
TES TERTULIS – Pengurus, pengawas dan manajemen saat pembukaan tes tertulis penerimaan karyawan baru Swasti Sari di Aula STIE Oemathonis Kupang, Jumat 22 Agustus 2025.

Dalam sambutannya, Kasmir Kopong menyebutkan bahwa seleksi karyawan baru ini diselenggarakan sejalan dengan kebutuhan lembaga ini. Bahwa saat ini Swasti Sari membutuhkan karyawan untuk meningkatkan sekaligus mendekatkan pelayanan pada anggota.

“Itu artinya kalian adalah generasi penerus lembaga ini. Kalian punya tanggung jawab menumbuhkembangkan Swasti Sari hingga seribu tahun ke depan,” ujar Kasmir Kopong.

Masa depan Swasti Sari, lanjut dia, ada di pundak kalian. Untuk itu, turutilah semua ketentuan secara baik dalam tahapan seleksi yang kini sedang berlangsung. Juga siapkan diri baik‑baik, karena lembaga ini membutuhkan karyawan yang beritegritas tinggi dalam melayani anggota.

Untuk diketahui, saat ini manajemen Swasti Sari memiliki karyawan sebanyak 535 orang. Jumlah ini masih terasa kurang jika dibandingkan dengan capaian yang diraih lembaga tercinta pada saat sekarang.

Dengan jumlah 30 Kantor Cabang baik di wilayah Provinsi NTT maupun di luar NTT, juga dengan 6 Kantor Cabang Pembantu dan 86 kantor kas, lembaga ini masih membutuhkan tambahan tenaga untuk mengisi kekurangan dan mengatasi ketimpangan pada beberapa lini.

Sementara terhadap para calon karyawan yang kini sedang mengikuti sejumlah tahapan dalam seleksi, Kasmis Kopong mengingatkan agar menyiapkan diri baik‑baik dalam menghadapi setiap tahapan.

Ini penting, karena Swasti Sari tidak sekadar menerima karyawan baru untuk mengisi kekurangan tenaga di lembaga ini, tetapi lebih dari itu, yakni ingin mendapatkan karyawan yang benar‑benar berdedikasi tinggi, juga berkarakter terpuji dan hal lainnya, untuk melayani anggota.

Saat ini, kata Kasmir Kopong, anggota Swasti Sari terus bertambah dari hari ke hari. Total aset yang dipunyai pun terus melonjak seiring bergantinya hari.

Untuk itu, progres ini harus disikapi dengan penguatan sumber daya manusia (SDM) dan sistem yang bagus. Jika SDM Swasti Sari terus diperkuat kemudian didukung dengan sistem yang ekstra bagus, maka hasil yang diraih pun bakal nyata adanya.

“Kalian ini generasi penerus untuk tumbuh kembangnya Swasti Sari 1000 tahun lagi. Untuk itu, jika sekarang kalian sudah menjadi anggota maka bertahanlah. Kalau pun hasil seleksi nanti ada yang belum beruntung, maka tetaplah menjadi anggota Swasti Sari. Ini baik demi kepentingan kita semua ke depan,” ujarnya.

(frans krowin)